http://arab-index.net/wp-content/uploads/2017/04/dd7c3b2f-5a30-4b0f-9882-21b9cb521509_169.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Manchester City Pep Guardiola mengaku siap menghadapi kemungkinan terburuk berupa kegagalan timnya lolos ke Liga Champions.

Manchester City saat ini ada di peringkat keempat klasemen Liga Inggris dengan koleksi 64 poin, unggul satu poin dari Manchester United. Dengan jarak tipis itu, maka duel derby Manchester di Stadion Etihad, Kamis (27/4) bakal memegang peranan penting dalam pertarungan duo Manchester berburu tiket Liga Champions.

“Saya rasa kami bisa lolos ke Liga Champions, namun bila gagal, kami akan beradaptasi dan bermain di Liga Europa.”

“Saya optimistis. Saya bangga dengan penampilan yang ditunjukkan oleh para pemain saya musim ini, bahkan pada laga terakhir di Wembley (kalah 1-2 dari Arsenal),” ujar Guardiola seperti dikutip dari Goal.

BACA JUGA :Taktik Masuk Akal MU untuk Mengakali ManCity

“Bila kalian menganalisa dari trofi yang ada, maka itu akan mudah karena kami tak mendapat trofi.”

“Saya senang berada bersama para pemain. Saya tak memiliki penyesalan. Mari melihat apa yang terjadi di akhir musim, di sanalah saya akan menceritakan pandangan saya tentang perjalanan musim ini,” ucap Guardiola.

Guardiola mengakui bahwa Manchester City belum konsisten sesuai harapannya, namun bukan berarti ‘The Citizens’ benar-benar tak bisa menampilkan keinginan juru racik asal Spanyol tersebut.

“Saya berusaha membuat Manchester City tampil seperti yang saya inginkan. Dalam banyak laga kami berhasil melakukannya, tetapi di laga lain kami gagal. Kami masih belum konsisten.”

“Evolusi tim ini tidak terlalu bagus seperti yang saya harapkan. Namun di sisi lain, saya juga tak menduga beberapa hal yang ternyata mampu dilakukan para pemain. Jadi bisa dibilang saya cukup gembira dan puas dengan hal itu,” tutur mantan pelatih Barcelona ini.