http://arab-index.net/wp-content/uploads/2017/11/TELEMMGLPICT000139711168_trans_NvBQzQNjv4BqejRP1_VtmdZGHpPMonyp-azoQ6qgSc9n0C2CUKVm724.jpeg

BERITA BOLA ONLINE – Legenda Manchester United Roy Keane memberikan kritikan pedas pada Alberto Moreno terkait tampilan buruknya di pertandingan melawan Sevilla kemarin.

Pertandingan antara Sevilla dan Liverpool di Ramos Sanchez Pizjuan berakhir dengan skor imbang 3-3. The Reds gagal menang karena meski sempat unggul tiga gol di babak pertama, tuan rumah bisa bangkit dan membalas tiga gol di babak kedua.

Usai pertandingan tersebut, nama Moreno menjadi sasaran tembak para fans dan para pandit maupun legenda Liverpool. Sebab gol pertama berasal dari sisi kiri, di mana ia gagal mendeteksi pergerakan Wissam Ben Yedder yang menyundul bola hasil tendangan bebas lawan.

Gol kedua juga tak lepas dari kesalahan bek Spanyol tersebut. Setelah kehilangan pengusaan bola, ia melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki pemain lawan di kotak terlarang, sehingga memaksa wasit menghadiahkan penalti.

Jamie Carragher sebelumnya sudah mengatakan bahwa Moreno mungkin rawan melakukan kesalahan serupa. Kini, Keane mengatakan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh pemain 25 tahun itu bahkan tak akan dilakukan oleh seorang anak kecil.

“Berapa kali kita harus mengatakannya? Mereka telah memecahkan bagian terberat dari sepakbola – menciptakan peluang dan mencetak gol. mencetak tiga gol di kandang lawan harusnya bisa membuat mereka menuntaskan laga itu tapi secara defensif, itu adalah kegilaan, terutama dari satu pemain,” ketusnya pada
BACA JUGA : Chiellini Tegaskan Scudetto Merupakan Target Utama Juve
“Mereka punya satu atau dua defender yang tidak cukup baik dan itulah mengapa Anda akan mengalami masalah dalam pertandingan-pertandingan besar macam ini. Liverpool akan memenangkan banyak pertandingan tapi di laga-laga besar, mereka akan kesulitan. Mereka terus membuat kesalahan yang sama dan ini bukan soal bentuk tim atau mentalitas. Pada tingkat tertinggi, mereka akan ketahuan,” cetus Keane.

“Moreno adalah pemain internasional. Tendangan bebas yang ia berikan tidak ada hubungannya dengan manajer. Orang ini terus bermain. Apa yang ia lakukan untuk penalti itu, Anda tidak akan melihat anak kecil melakukannya. Ini adalah kegilaan yang mutlak. Terkadang Anda harus menunjuk seseorang dan mengatakan kepada mereka bahwa ‘Anda membunuh kami!’.