http://arab-index.net/wp-content/uploads/2018/06/694610-joachim-loew-afp.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Joachim Loew menegaskan Kehadiran Mesut Ozil masih sangat dibutuhkan oleh timnas Jerman jika mereka lolos dari fase grup.

Ozil tampil tak terlalu bagus bersama dengan Arsenal pada musim 2017-18 kemarin. Namun Loew masih sudi membawanya ke Rusia.

Ozil sempat dimainkan di pertandingan pertama timnas Jerman di Grup F melawan Meksiko. Saat itu tim Panser dipaksa menyerah dengan skor 1-0.

Setelah itu Loew memutuskan untuk mencadangkan pemain 29 tahun tersebut di matchday 2 lawan Swedia. Jerman akhirnya menang 2-1 meski kemenangan itu harus diraih secara dramatis.

Meski dicadangkan, namun bukan berarti Loew sudah tak percaya lagi pada Ozil. Pelatih berusia 58 tahun ini menyebut ia membutuhkan semua pemainnya dengan semua kelebihannya, apalagi jika nanti bisa melaju jauh di turnamen ini.
BACA JUGA : Lewati Ronaldo, Harry Kane Puncaki Top Skor Piala Dunia 2018
“Kami memiliki persaingan yang kuat dalam skuat kami,” bebernya pada The Mirror.

“Kami masih membutuhkan kreativitasnya dalam turnamen ini,” terang Loew.

 Keputusan Loew untuk mencadangkan dirinya tak membuat Ozil kecewa atau marah. Ia malah menunjukkan dirinya menerima apapun keputusan sang pelatih.

Bahkan ia mengatakan bahwa skuat Jerman merupakan satu kesatuan. Jadi meski ia tak ikut tampil dalam laga kontra Swedia, hal itu bukan sebuah masalah.

Perjuangan yang luar biasa! Kami satu tim – di dalam dan di luar lapangan. Tak peduli apa yang mereka katakan,” kicau Ozil.
Sebelumnya sebuah kritikan pedas sempat dilontarkan oleh legenda sepakbola Jerman, Lothar Matthaus kepada Ozil. Matthaus menganggap gelandang keturunan Turki itu sudah tidak memiliki semangat untuk membela tim Panser sehingga ia seharusnya pensiun saja dari timnas.

“Saya sering melihat Ozil bermain dengan tidak nyaman saat mengenakan jersey Jerman,” ujar Matthaus kepada berita bola online.

“Dia tidak terlihat bermain dengan bebas. Dia seperti tidak ingin bermain untuk tim ini.”

“Ozil seperti tidak memiliki hati, kebahagiaan dan gairah bersama Jerman. Saya rasa cukup memungkinkan bagi dia untuk pensiun dari Tim Nasional setelah Piala Dunia usai.”