http://arab-index.net/wp-content/uploads/2018/06/960.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Gelandang serba bisa Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain mengungkapkan dirinya merasakan emosi yang tak pernah ia rasakan sebelumnya kala The Reds gagal juara di Liga Champions.

Musim kemarin performa Liverpool menanjak dari waktu ke waktu. Pada akhirnya pasukan Jurgen Klopp itu bisa masuk ke final Liga Champions meski sebelumnya tak diunggulkan sama sekali.

Di final di Kiev, Liverpool berduel dengan Real Madrid. Jelang laga itu, The Reds diyakini bisa menumbangkan Cristiano Ronaldo cs.

Sayangnya Liverpool gagal memenuhi ekspektasi itu. Tampil tanpa Mohamed Salah yang cedera plus Loris Karius yang mencetak dua blunder, The Reds akhirnya kalah 3-1.

Chamberlain juga ikut menyaksikan laga final itu. Ia mengakui pengalaman kalah itu sungguh terasa sangat menyesakkan.
BACA JUGA : Ozil Masih Dibutuhkan Oleh Jerman
“Final Liga Champions sangat berat untuk dilewatkan dan pada peluit akhir ketika kami tidak memenangkan semua emosi ini datang menghampiri saya dan itu adalah sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya,” ungkapnya pada situs resmi Liverpool.

“Saya berada di luar lapangan dan saya sama sekali bukan orang yang suka menangis, tapi saya hanya tahu berapa banyak orang menginginkan trofi itu – kota, para penggemar, klub, para pemain – dan ketika Anda mengalami cedera dalam perjalanan ke sesuatu yang spesial Anda berharap itu berakhir dengan cara yang benar jadi itu semua bisa terasa layak,” tuturnya.

Chamberlain direkrut oleh Liverpool dari Arsenal pada musim panas 2017 lalu. Setelah sempat dicadangkan setelah pindah ke Anfield, secara perlahan ia bisa membuat dirinya jadi pilar andalan The Reds di lini tengah.

Liverpool pun dibuatnya meraih hasil positif di banyak pertandingan. Sayangnya saat melawan Manchester City di leg pertama perempat final Liga Champions, ia mengalami cedera lutut yang parah.

Alhasil ia gagal main di final UCL dan Piala Dunia 2018. Namun ia menegaskan sama sekali tak menangisi hal tersebut.

“Ini bukan waktu yang ideal bagi saya, jika saya boleh jujur. Jelas benar-benar sulit untuk absen pada waktu itu di musim ini, pada saat saya merasa sangat nyaman dan merasa seperti benar-benar bisa percaya diri di Liverpool,” bebernya.

“Sebagai seorang karakter saya positif dan saya berusaha untuk tidak membiarkan diri saya terlalu merasa sedih, jelas saya telah menjalani masa rehabilitasi yang sulit di depan saya dan bermuram durja tidak akan membuat saya bisa melalui hal itu!”