http://arab-index.net/wp-content/uploads/2018/07/GettyImages.950303132.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku ikut senang anak asuhnya yakni Dejan Lovren sukses menembus partai final Piala Dunia 2018 bersama timnas Kroasia.

Awalnya Kroasia tak terlalu diperhitungkan di Piala Dunia yang digelar di Rusia ini. Secara historis, prestasi mereka memang tak ada yang menonjol.

Raihan terbaik mereka di Piala Dunia terjadi pada tahun 1998 silam. Saat itu Zvonimir Boban dan kawan-kawan menjadi tim kuda hitam dan masuk ke partai semifinal.

Namun skuat Kroasia yang sekarang ini mampu melangkah jauh melebihi ekspektasi. Luka Modric cs mampu melangkah ke final setelah di semifinal mengalahkan Inggris.

Di final nanti, Kroasia akan berhadapan dengan Prancis.

Lovren sendiri merupakan bagian dari skuat Kroasia tersebut. Kesuksesan ini tentu membungkam banyak fans Liverpool yang kerap nyinyir terhadapnya.

Klopp pun mengaku tak habis pikir mengapa banyak orang yang mengkritiknya. Ia menyebut Lovren memang pernah berbuat kesalahan, namun hal itu wajar karena tak ada pemain yang tak pernah membuat kesalahan.

“Orang-orang sangat sering menilai orang lain sejak awal. Saya tidak tahu persis apa yang terjadi sebelum saya gabung [Liverpool],” serunya kepada Liverpoolfc.com.
BACA JUGA : Lucas Torreira Tak Sabar Berjumpa Fans Arsenal
“Sejak saya masuk [Liverpool], mungkin Dejan membuat tiga atau empat kesalahan, dua di antaranya dalam pertandingan Tottenham, mungkin satu dalam pertandingan Liga Champions tahun lalu. Tapi pastinya bukan 15 atau 20 kesalahan,” serunya.

“90 persen dari waktunya bermain ia tampil luar biasa, 95 persen benar-benar baik, dan lima persen mungkin ia tidak dalam kondisi terbaiknya. Tetapi Anda akan menemukan masalah ini untuk hampir semua pemain di dunia,” tegas Klopp.

 Klopp menegaskan ia ikut bahagia Lovren tampil di final Piala Dunia, apalagi sebelumnya tembus ke final Liga Champions. Namun ia mengatakan eks bek Southampton itu masih bisa tampil lebih baik lagi.

“Saya benar-benar bahagia. Saya senang ia menggunakan sedikit nasihat yang kami berikan kepadanya dalam beberapa tahun terakhir dengan cara yang sangat bagus. Ia masih bisa meningkatkan kemampuannya, 100 persen,” ujar Klopp.

“Tapi ia benar-benar bagus. Saya tidak melihat semua pertandingan Piala Dunia, tetapi banyak yang saya lihat,” sambungnya.

“Ia memainkan turnamen yang fantastis sejauh ini. Itu layak didapatkannya, saya benar-benar bahagia untuknya,” tandasnya.

Keberhasilan Lovren masuk final ini membuatnya mendapat status eksklusif di Liverpool. Kini ia jadi pemain kedelapan di sepanjang sejarah The Reds yang berhasil masuk final Piala Dunia.

Pemain pertama yang masuk final adalah Roger Hunt, pada tahun 1966. Kemudian disusul oleh Ian Callaghan dan Gerry Byrne.

Setelah itu ada eks penggawa timnas Jerman, Dietmar Hamann. Disusul pemain asal Spanyol Fernando Torres dan Pepe Reina serta pemain serba bisa asal Belanda Dirk Kuyt.