http://arab-index.net/wp-content/uploads/2018/09/Ryan-Giggs-mirror.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Staf kepelatihan MU dulu, Rene Meulensteen, meyakini bahwa Ryan Giggs seharusnya jadi suksesor Sir Alex Ferguson. Ia bahkan percaya The Red Devils tidak akan terpuruk seperti sekarang jika pria asal Wales tersebut memegang jabatan itu.

Pelatih legendaris itu meninggalkan kursi kepelatihan yang ia isi selama 26 musim lamanya. Di tahun 2013, pihak manajemen The Red Devils menyerahkan kepercayaannya kepada mantan pelatih Everton, David Moyes.

Ternyata, memilih Moyes sebagai pelatih selanjutnya merupakan keputusan yang salah. Sebab sejak dipegang olehnya, MU mengalami keterpurukan dan masih belum meunjukkan perbaikan seperti di era Jose Mourinho ini.

Moyes lalu dipecat pada tahun 2014. Posisi pelatih yang kosong untuk sementara dipegang oleh Ryan Giggs pada waktu itu, hingga akhirnya MU menunjuk Louis van Gaal sebagai nahkoda selanjutnya.

Menilik ke belakang, Melensteen merasa bahwa Ryan Giggs seharusnya memang dipertahankan pada saat itu. Sebab baginya, Giggs sudah cukup kenal luar dalam MU berhubung ia telah menjadi bagian klub selama 27 tahun lamanya.

“Mengetahui Ryan Giggs tertarik melangkah ke dunia kepelatihan – dia sedang mengerjakan lisensinya – dia kenal United luar dalam. Budayanya, identitasnya, dia tahu semuanya,” ujar Meulensteen kepada¬†Evening Standard.

“Ditambah dengan kami [staf Ferguson] masih berada di sana, dan juga Ferguson, itu bisa jadi skenario yang ideal. Itu hanyalah jalan lain, strategi lain, yang saya pikir bisa saja berhasil,” lanjutnya.

BACA JUGA : Jorginho Masuki Masa Krusial Dalam Karirnya

Menurutnya, menunjuk sosok yang tidak mengenal United, siapapun itu merupakan langkah buruk. Sebab level yang sudah ditetapkan oleh Ferguson pada waktu itu tak bisa disamai oleh pelatih-pelatih lainnya.

“Membawa seseorang dari luar, saya langsung tahu kalau itu tidak akan berhasil siapapun dia. Tetapi pastinya itu menjadi langkah besar untuk David Moyes karena dia belum pernah bermain dan bekerja di level yang sama,” tambahnya.

“Bila mereka berkata ingin membawa Mourinho dulu, atau Carlo Ancelotti, Pep Guardiola ataupun Jupp Heynckes, yang pernah bekerja di Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen, mereka tidak akan terpengaruh,” sambungnya.

“Mereka tahu ekspektasi klub. Mereka menghormati dan paham pentingnya 26 tahun masa jabatan Ferguson,” tutupnya.