http://arab-index.net/wp-content/uploads/2018/10/methode_times_prod_web_bin_64de8a1e-cbc7-11e8-998e-a6e3c63abd14.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Raksasa Premier League, Manchester United dikabarkan membantah klaim yang menyebut klub akan dibeli oleh putra mahkota super kaya Arab Saudi, Mohammad bin Salman.

Sebelumnya memang muncul rumor yang menyebut bahwa Mohammad bin Salman bersedia menggelontorkan kekayaannya senilai lebih dari 4 miliar poundsterling untuk mengambil alih United dari tangan keluarga Glazer.

Rumor tentang penjualan United United kepada keluarga Salman merebak setelah tercipta kerja sama antara kedua pihak. Setan Merah dikabarkan melakukan kerja sama dengan otoritas olahraga Arab Saudi (GSA).

Namun kini seperti dilansir The Mirror, sumber di internal klub menyebut bahwa keluarga Glazer untuk saat ini sama sekali tak memiliki niat untuk menjual United ke pihak lain.

Orang dalam United mempertanyakan waktu munculnya rumor tentang pembelian ini, yakni bersamaan dengan kabar hilangnya wartawan yang kerap mengkritik keluarga kerajaan Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Ada dugaan ia telah dibunuh.

BACA JUGA : Napoli Usir MU yang Coba Dekati Ghoulam

Kabar hilangnya wartawan tersebut memicu tuduhan lain yang menyebut kerajaan Saudi juga bertanggung jawab terhadap pembunuhan banyak orang sipil dalam perang dengan Yaman. Menariknya, pangerang Mohammad bin Salman juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan Arab Saudi.

Mohammad yang merupakan putra Raja Salman kabarnya tertarik untuk melakukan investasi di klub sepakbola papan atas dunia setelah sebelumnya ia sudah berinvestasi di Formula 1 dan WWE.

Mohammad kabarnya tertarik mengikuti langkah Abu Dhabi yang melakukan investasi besar-besaran di Manchester City dan akhirnya sukses.

Kesuksesan City dianggap sangat membantu memperbaiki citra keluarga Emirat yang sebelumnya kerap disebut melakukan pelanggaran hak asasi manusia.