http://arab-index.net/wp-content/uploads/2018/11/Massimiliano-Allegri-Arsenal-961345.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Hampir sebagian publik menjawab nama Juventus tiap kali ditanya soal calon juara Liga Champions musim ini. Namun sang pelatih, Massimiliano Allegri, ogah terlena dan lebih menjagokan Barcelona sebagai juaranya.

Kedatangan Cristiano Ronaldo pada bursa transfer musim panas lalu membuat Bianconeri semakin diunggulkan di Liga Champions musim ini. Alasannya cukup jelas, pemain asal Portugal tersebut memang cukup akrab dengan trofi bergengsi itu.

Keyakinan publik semakin tebal saat melihat bagaimana performa sang juara bertahan Serie A itu dalam 13 pertandingan terakhir. hanya satu dari 13 laga tersebut yang berakhir dengan hasil imbang, sisanya menang.

Mulai dari sosok legendaris Italia hingga dari mancanegara, hampir semuanya menyebut Juventus sebagai calon terkuat juara Liga Champions musim ini. Tetapi Allegri tak ingin sesumbar dan meyakini Barcelona sebagai calon terkuat itu.

BACA JUGA : Kata Lippi, Ronaldo Sudah Tidak Seperti Dulu Lagi

“Tahun ini, kandidat utama untuk memenangkan Liga Champions adalah Barcelona,” ujar Allegri dalam konferensi pers jelang lawan Cagliari, dikutip dariĀ  berita bola online

“Anda harus menyaksikan permainannya, tidak dengan melihatnya saja. Mereka adalah kandidat nomor satu, kami berada di empat besar unggulan. Tetapi kami harus tetap tenang,” lanjutnya.

Allegri cukup yakin bahwa Juventus akan lolos dari fase grup, walaupun masih harus bertemu lagi dengan Manchester United pekan depan. Tetapi, ia tidak ingin memikirkan pertandingan tersebut sebab ingin fokus ke laga kontra Cagliari.

“Kami akan lolos dari fase grup, saya akan membicarakan Liga Champions tetapi sekarang kami lebih memikirkan Cagliari,” tambah eks nahkoda AC Milan tersebut.

“Saya tidak percaya takhayul, saya realistis dan obyektif. Dan menurut saya, Barcelona adalah favorit nomor satu,” tandasnya.

Juventus sendiri pernah merasakan keperkasaan Barcelona dalam laga final Liga Champions tahun 2015 lalu. Saat itu mereka takluk dengan skor 1-3, di mana satu-satunya gol Bianconeri diciptakan oleh Alvaro Morata.