http://arab-index.net/wp-content/uploads/2019/04/0_Newcastle-United-Foundation-Dinner.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manchester United tengah menghadapi mission impossible di Liga Champions musim 2018/19 ini. Setan merah bakal menjamu Barcelona pada leg pertama perempat final, Kamis (11/4) dini hari WIB. Pertandingan tersebut jelas tidak akan mudah untuk MU.

MU sebenarnya mulai berkembang sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Permainan MU tampak lebih baik, para pemain juga tampil dengan senyuman di wajah. Mereka sekali lagi menampilkan sepak bola menyerang yang jadi identitas MU.

Salah satu keajaiban MU di era Solskjaer adalah ketika mereka sukses menyingkirkan PSG dari 16 besar Liga Champions beberapa bulan lalu. Kala itu, MU tampaknya mustahil bisa menyingkirkan PSG, tetapi ternyata mereka berhasil melakukannya.

Sebab itu, hal serupa bisa saja terjadi saat melawan Barcelona.

BACA JUGA : Haram Hukumnya MU Main di Liga Europa

Mantan pemain Manchester United, Andy Cole mengakui Barcelona merupakan momok yang paling mengerikan bagi MU. Terlebih, Barca punya pemain ajaib bernama Lionel Messi. Bagi MU yang sekarang, mengalahkan Messi seakan-akan mustahil.

“Mereka [Barcelona] punya penyihir kecil dalam tim mereka, dan jika dia memutuskan bermain baik, saya tidak akan mengatakan ‘kami perlu menjaga dia’ sebab anda tidak akan mampu,” tegas Andy Cole di laman resmi berita bola online.

Kendati demikian, Cole tidak mau menutup kemungkinan MU meraih kemenangan. Segalanya mungkin terjadi di Liga Champions, dan MU hanya perlu menunjukkan karakter mereka.

“Segalanya masih mungkin. Kami tidak mengharapkan bisa menyingkirkan PSG tetapi kami berhasil melakukannya. Namun, kita semua tahu Barcelona sangat bagus dan tim yang spesial.”

“Saya kira yang bisa kami lakukan adalah bermain dengan cara Manchester United seharusnya,” lanjut dia.

“Kami berhasil melakukan itu ketika menjuarai Liga Champions 99, kami melawan Barcelona dua kali dan kedua leg berakhir dengan skor 3-3, dengan kedua tim memainkan sepak bola menyerang yang sudah seharusnya. Kami harus melakukan itu,” tutup Cole.

“Jika dia memutuskan untuk bermain [maka MU pasti kalah] dan jika dia tidak [melakukan keajaiban], dia masih bermain baik, dia sungguh sebagus itu. Kita lihat saja apa yang akan terjadi.”