http://arab-index.net/wp-content/uploads/2019/04/Gary-Neville-625177.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Hasil buruk pada laga leg pertama kontra Barcelona hari Kamis (11/4) kemarin membuat Manchester United semakin dekat dengan pintu keluar Liga Champions. Namun sang legenda, Gary Neville, melihat peluang mereka untuk bertahan belum sepenuhnya pupus.

Manchester United menjamu Barcelona di Old Trafford dengan misi meraih kemenangan, yang tentunya bisa mempermulus langkah mereka ke babak semi-final. Sayangnya, hal yang sebaliknya justru didapatkan oleh skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut.

Gol bunuh diri Luke Shaw, yang tercipta saat pertandingan baru berjalan 12 menit, menjadi penentu kemenangan Barcelona. Dengan demikian, MU wajib menang dengan margin skor minimal 2-0 pada leg kedua yang akan berlangsung di Camp Nou nanti.

Walaupun demikian, Manchester United punya berbagai alasan untuk berharap. Sebagian dari publik masih percaya bahwa mereka bisa membalikkan situasi seperti waktu menghadapi PSG di babak 16 besar lalu.

Sebagai pengingat, Manchester United pada saat itu bertandang ke markas PSG dengan kondisi tertinggal dua gol dan tak bisa diperkuat 10 pemain karena cedera dan larangan tampil. Pada akhirnya, mereka berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.

BACA JUGA : Apakah MU Akan Rindukan Juan Mata dan Ander Herrera? Begini Analisis Gary Neville

Kenangan itu masih terbenam di benak Neville. Dan karena itulah, ia percaya bahwa klub yang pernah ia bela selama nyaris 20 tahun itu mampu membalikkan situasi pada pertemuan kedua nanti.

“Masih ada kesempatan. Saya pernah berkata setelah melawan PSG di kandang bahwa United tak punya kesempatan, dan saya salah. Jadi saya mungkin akan mengatakan itu lagi!” tutur Neville kepada berita bola omline.

Namun, meraih kemenangan atas Barcelona yang sedang tampil apik belakangan ini bukan perkara mudah. Belum lagi jika mengingat skuat asuhan Ernesto Valverde tersebut bakalan bermain di hadapan fans setia yang siap memadati Camp Nou.

Sebagai informasi, Lionel Messi dkk hanya merasakan satu kekalahan dalam partai kandang selama tahun 2019 ini. Bahkan klub sekelas Real Madrid sekalipun tak mampu mencuri kemenangan saat bertandang ke markas Blaugrana.

Sementara itu, rekor tandang Manchester United sedang tidak bagus. Tiga lawatan terakhirnya semua berakhir dengan kekalahan. Sehingga Neville tidak punya pilihan lain selain bersikap realistis.

“Ini akan menjadi laga yang sulit, satu dari 10 peluang, satu dari 20 peluang, bahwa kami akan berangkat ke sana dan menang 2-0, atau 3-1, atau berapapun skor yang kami butuhkan,” tandasnya.