http://arab-index.net/wp-content/uploads/2019/04/download-3.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Setelah kekalahan atas Tottenham di ajang Liga Champions hari Rabu (10/4) lalu, Ilkay Gundogan berkata bahwa Manchester City sering merasa gugup saat tampil dalam kompetisi Eropa. Namun sang pelatih, Josep Guardiola, tidak sepakat dengan pernyataan itu.

Manchester City menelan kekalahan tipis 0-1 saat melawat ke markas Tottenham. Hasil yang jelas tidak menguntungkan perjalanan The Citizens dalam merengkuh gelar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak berdiri pada tahun 1894 silam.

Hasil itu juga terlihat mencolok, sebab Manchester City terbilang cukup perkasa di kompetisi domestik. Mereka sudah mengantongi gelar Carabao Cup dan telah mencapai babak final FA Cup, juga memiliki peluang besar untuk mempertahankan trofi Premier League.

Usai pertandingan, Gundogan buka suara soal torehan buruk yang dicatatkan oleh timnya itu. Pemain asal Jerman tersebut berkata bahwa Manchester City selalu merasa gugup tiap kali harus tampil di kompetisi Eropa.

Tapi Guardiola tidak sepakat dengan pernyataan Gundogan. Karena di mata pelatih asal Spanyol itu, Manchester City tidak bermain buruk ataupun gugup saat menghadapi Tottenham.

BACA JUGA : Kecil, Tapi Peluang MU Singkirkan Barcelona Belum Sepenuhnya Pupus

“Saya tidak sepakat dengannya. Pastinya tidak,” tutur Guardiola dikutip dari berita bola online. “Dalam kasus ini, kami kebobolan dan tak ada yang terjadi. Terutama di babak kedua yang berada di bawah kontrol kami,” sambungnya.

“Dia bisa berkata apapun yang ia mau. Saya senang saat mereka [pemain City] mengekspresikan apa yang dipercayainya, tapi itu sering terjadi dalam karir saya pada laga tertentu saat mereka sedikit kehilangan kontrol,” lanjutnya.

Setelah laga tersebut, Manchester City harus segera mengalihkan fokusnya kembali ke perburuan gelar Premier League. Pada akhir pekan ini, mereka akan melawat ke markas tim penghuni peringkat 12, Crystal Palace.

Skuat besutan Roy Hodgson tersebut sering membuat kejutan, seperti waktu mereka mengalahkan Tottenham dan sempat menyulitkan Liverpool. Guardiola menegaskan bahwa dirinya tak bisa melonggarkan kewaspadaannya untuk pertandingan kali ini.

“Selhurst Park selalu menyulitkan, bukan hanya karena stadionnya, tapi juga kualitas para pemain yang mereka miliki di semua bagian. Mereka bermain dengan baik, 11 poin jauh dari degradasi, mereka menuai hasil yang luar biasa, salah satu tim dengan kualitas terbaik,” tambahnya.

“Roy Hodgson adalah pelatih berpengalaman dari berbagai negara, dia tahu cara mengatasi situasi seperti ini. tak ada yang merasa dia bisa bertahan pada musim lalu namun ia melakukannya, dan dia akan melakukan hal yang sama musim ini,” tandasnya.