http://arab-index.net/wp-content/uploads/2019/05/skysports-jordan-henderson-liverpool-southampton_3890655.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Skipper Liverpool Jordan Henderson memperingatkan rekan-rekannya bahwa pertandingan melawan Tottenham tidak akan berlangsung dengan mudah.

Liverpool sukses melaju ke final Liga Champions 2018-19. Ini kedua kalinya secara beruntun mereka berhasil masuk ke partai puncak kompetisi paling elit di Eropa tersebut.

Kali ini, lawan mereka bukan tim raksasa dari negara Eropa lainnya. Bukan Barcelona, bukan Real Madrid atau Bayern Munchen. Bukan juga Juventus.

Lawan mereka kali ini adalah Tottenham. Sebelumnya di babak semifinal, tim asuhan Mauricio Pochettino itu sukses mengalahkan Ajax Amsterdam.

Liverpool tentu berharap bisa memenangkan laga ini. Jika menang maka itu akan menjadi gelar Liga Champions keenam dalam sepanjang sejarah klub.

Liverpool sebenarnya bisa dianggap di atas angin dari Spurs. Sebab mereka selalu unggul dari Son Heung-Min dkk di pertemuannya di liga musim ini.

BACA JUGA : Valverde Benarkan Rumor Kedekatan Barcelona dengan Griezmann

Pada pertemuan pertama di London, Liverpool menang 1-2. Kemudian di pertemuan kedua di Anfield, The Reds kembali menang 2-1.

Akan tetapi, Henderson tak mau menjadikan dua laga itu sebagai patokan. Ia memperingatkan rekan-rekannya agar tak menganggap remeh Spurs di Wanda Metropolitano.

Terlebih Spurs punya catatan bagus di Liga Champions. Contohnya saat mereka berhasil menumbangkan Manchester City di perempat final dan Ajax Amsterdam di semifinal.

“Itu berarti segalanya [untuk jadi juara],” seru Henderson pada UEFA. “Untuk klub, untuk para penggemar, untuk semua orang yang terlibat, tetapi yang paling penting bagi para pemain,” ujarnya.

“Tidak banyak orang akan berpikir [itu mungkin] pada awal musim – terutama pada akhir musim lalu. Itu adalah akhir yang sulit.”

“Kita semua tahu betapa bagusnya Spurs – pemain hebat dan pada hari terbaiknya, mereka bisa mengalahkan siapa pun juga. Jadi itu akan menjadi final yang sangat sulit. Jadi kami harus siap,” tegas Henderson.