BERITA BOLA ONLINE – Sepertinya, kursi kepelatihan AC Milan akan kembali mengalami pergantian sosok. Kabar yang beredar mengatakan kalau klub berjuluk Rossoneri tersebut bakalan mendepak Stefano Pioli untuk mendatangkan pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick.

Kiprah Pioli bersama AC Milan sebenarnya tidak begitu buruk, terlebij jika melihat beberapa pekan terakhir. Mereka sempat mendulang kemenangan dalam lima pertandingan beruntun sebelum ditahan imbang Verona akhir pekan kemarin.

Serangkaian hasil apik ini membuat Milan berada di posisi yang sedikit lebih baik di klasemen sementara Serie A. Saat ini Milan menduduki peringkat ke-8 dengan koleksi 32 poin, menyamai torehan Parma dan Cagliari yang berada di atasnya.

Sebelum ini, mereka lebih sering terlihat berada di luar 10 besar. Karena itulah Pioli diangkat sebagai pelatih di tengah-tengah berjalannya musim untuk menggantikan Marco Giampaolo yang dianggap gagal melaksanakan tugasnya.

Kendati demikian, nampaknya manajemen Milan belum puas dengan pencapaian tim sejauh ini. Kabar mengatakan kalau mereka ingin menggantikan Pioli dengan Rangnick yang sedang berjaya bersama Leipzig.

BACA JUGA :Guardiola Menyesal Merekrut Virgil an Dijk

RB Leipzig bisa dibilang mengejutkan pada musim ini. Di tengah hegemoni persaingan antara Bayern Munchen dan Borussia Dortmund, mereka berhasil mencuri posisi puncak Bundesliga selama beberapa pekan.

Sekarang ini, Leipzig sedang tergeser di peringkat kedua. Namun mereka hanya tertinggal satu poin dari Munchen yang sementara menduduki peringkat pertama.

Rangnick sendiri sempat dikabarkan dekat dengan Milan beberapa bulan yang lalu. Namun kabar kedekatan itu dengan tegas ditampil oleh dirinya sendiri beserta klub.

Rangnick bakalan menjadi nahkoda Milan mulai musim panas mendatang. Dan katanya, pelatih berumur 61 tahun tersebut tidak hanya akan sekadar menjadi ‘pelatih’ belaka.

Rangnick bakalan menjadi pemandu bakat dan juga direktur, meskipun secara literal tidak seperti demikian. Rangnick akan mengikuti pakem di Inggris, di mana pelatih punya kekuatan untuk menentukan transfer pemain.

Ini adalah budaya yang berbeda di Italia. Sebagaimana yang diketahui, klub-klub Italia memiliki sosok direktur olahraga yang bertanggung jawab atas keluar-masuknya pemain pada setiap bursa transfer.