http://arab-index.net/wp-content/uploads/2020/03/luka-jovic_fd9c32b.jpg

BERITA BOLA ONLINELuka Jovic minggu ini disorot oleh perdana menteri dan presiden Serbia. Pasalnya, striker Real Madrid itu melanggar aturan karantina di negaranya, yang ternyata sangat ketat. Dia pun menegaskan siap menerima konsekuensinya.

Jovic kedapatan meninggalkan rumah, dan terlihat di salah satu jalan di kota Beograd. Waktu itu, pemain 22 tahun tersebut hendak merayakan ulang tahun kekasihnya.

Skuad Real Madrid sendiri harus menjalani masa karantina karena adanya kekhawatiran akan penyebaran virus Corona. Itu dilakukan setelah salah satu pemain dari tim basket Real Madrid, yang berbagi tempat latihan dengan tim sepak bola, dinyatakan positif Corona.

“Seperti yang sudah saya jelaskan, saya melanggar karantina karena saya tidak tahu peraturannya,” kata Jovic kepada Lens, seperti dikutip Berita Bola Online. “Saya tahu itu sulit dipercaya, tapi itu benar.”

“Di Spanyol, bahkan di Italia, Anda masih boleh keluar rumah untuk buang sampah, pergi ke apotek atau ke toko, jadi saya pikir di sini sama saja.”

“Saya yang salah, karena tidak tahu. Namun, saya rasa penting untuk menjelaskan itu, terutama kepada orang-orang yang datang dari luar negeri.”

BACA JUGA : Susah Move On, MU Masih Berharap Datangkan Erling Haaland

“Saya tentu saja siap menerima konsekuensi untuk tindakan-tindakan saya.”

Jovic kemudian menjelaskan bahwa, untuk orang yang biasa berlatih seperti dirinya, mengisolasi diri di rumah bukanlah sesuatu yang mudah.

“Saya mencoba melakukan sesuatu yang berbeda setiap hari,” lanjut Jovic. “Tak mudah berdiam di rumah sepanjang waktu, karena saya terbiasa berlatih.”

“Saya sekarang berlatih di rumah setiap hari, dan saya ingin siap ketika semua ini berakhir,” imbuh striker Real Madrid tersebut.