http://arab-index.net/wp-content/uploads/2020/06/mesut-ozil_0d6f30e.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Hubungan Arsenal dengan Mesut Ozil nampaknya bakal berjalan cukup sulit dalam beberapa waktu ke depan. Pihak klub dilaporkan hendak menjualnya, tetapi Mesut Ozil menolak pindah ke klub lain.

Friksi antara Arsenal dan Mesut Ozil mencuat tatkala klub melakukan pemotongan gaji beberapa waktu lalu. Arsenal harus memotong gaji pemain karena mengalami krisis keuangan di tengah pandemi virus corona.

Mesut Ozil menolak rencana tersebut. Mesut Ozil memang bukan satu-satunya yang menolak, tetapi namanya yang tersebar ke media. Namun, masalah ini diselesaikan lewat intervensi Mikel Arteta.

Sempat mereda, situasi kembali dalam ketidakpastian setelah nama Mesut Ozil tidak muncul di daftar pemain lawan Manchester City. Padahal, pemain asal Jerman itu tidak sedang mengalami cedera atau sanksi akumulasi kartu.

Mesut Ozil lantas masuk dalam daftar susunan pemain di laga melawan Brighton (20/6/2020). Namun, pemain 31 tahun hanya duduk di bangku cadangan. Mikel Arteta sama sekali tidak meliriknya untuk bermain pada duel di mana Arsenal kalah 2-1 tersebut.

Lantas, muncul kabar jika Arsenal hendak menjual Mesut Ozil pada bursa transfer musim 2020/2021. Arsenal punya alasan kuat mengapa ingin melepas Arsenal. Gajinya sangat tinggi dan klub ingin melakukan penghematan gaji.

Namun, dikutip dari Berita Bola Online, Mesut Ozil bakal melawan rencana klub menjualnya musim depan. Mantan pemain Real Madrid itu menolak dijual. Dia diprediksi bakal berjuang untuk tetap menjadi pemain Arsenal.

Mesut Ozil sejak awal memang menolak meninggalkan Arsenal, walau pada musim 2019/2020 posisinya di tim utama tidak lagi aman. Mesut Ozil sendiri masih punya kontrak dengan Arsenal hingga Juni 2021 yang akan datang.

BACA JUGA : Jurgen Klopp Siap Menerima Kalau Liverpool Diberi ‘Asterisk’, Maksudnya?

Mikel Arteta punya alasan mengapa dia belum juga memainkan Mesut Ozil sejak musim 2019/2020 kembali dimulai. Mikel Arteta menilai Mesut Ozil butuh waktu untuk menemukan level permainan terbaiknya dan siap untuk berlaga.

“Ada banyak hal yang terjadi padanya dalam beberapa pekan terakhir dan saya harus menghargai waktu yang dibutuhkan setiap pemain. Terkadang mereka butuh sedikit waktu. Persiapan dua bulan terakhir ini sulit untuk memaksimalkan kondisi pemain, saya adalah orang pertama yang mau Mesut dalam level terbaiknya,” ucap Mikel Arteta.

“Saya akan menurunkan dia di lapangan ketika saya merasa dia bisa memberikan yang terbaik,” kata mantan kapten Arsenal itu.